Anak panah yang berganti-ganti topi

23 Jan 2012

Beberapa Bulan yang lalu aku menemukan mainan busurku. busur itu sudah rusak talinya dan anak panahnya sudah hilang. Kemudian aku ambil tiga karet gelang, satukan ketiganya, jadilah sebuah tali busur. Untuk anak panahnya menggunakan dua bilah lidi yang disatukan dengan isolasi, dan jadilah sebuah anak panah. Tapi itu yang pertama.

perubahan kedua karena anak panah yang pertama tidak segnaja kutembakkan ke atap rumah, jadi kubuat lagi dari bahan yang sama. Tapi malah lebih gampang patah. Jadi, perubahan kedua tidak berhasil, hanya bertahan beberapa jam saja setelah digunakan, lalu patah.

foto0651

Sekarang perubahan ketiga. Menggunakan sumpit mie ayam yang kudapatkan dari warung mie ayam. Saat didepan mataku dihidangkan mie ayam, aku melirik ke samping ada sumpitnya. Aku berpikir sebentar. Lalu aku baru ingat kalau itu dapat digunakan sebagai anak panah.

Selain bahan, menurutku panjangnya harus lebih dari 25 cm. Agar anak panah meluncur dengan cepat. Sumpit mie ayam biasanya panjangnya sekitar 20 cm. Agar bisa lebih dari 25 cm harus disambungkan dengan sesuatu yang panjang, kuat,memiliki lubang,dan muat di sumpit.

Sampai sekarang hanya pemanjangnya saja yang sering patah pada bagian ujungnya karena sering menabrak tembok dan benda benda keras lainnya yang juga keras. Tapi hari ini (22-01-12) ujungnya patah lagi. Jadi gak bisa main panah lagi. Bosan. karena karus diganti terus, seperti ganti topi terur


TAGS mainan panah anak panah mie ayam


-

Author

Follow Me